Nuansa Remaja

Blog Remaja Indonesia

Kumpulan Puisi Seru : Pengelana

Kumpulan Cerpen Seru : PengelanaCerpen Seru, udah lama NuansaRemaja gak ngasih Cerpen Seru yang di karenakan admin NuansaRemaja lagi sibuk-sibuk nya mempersiapkan diri untuk ujian, hahaha, kali ini NuansaRemaja akan memberikan sebuah Cerpen Seru yang dijamin Seru deh, wakakaka, mau tau? langsung aja deh, cekidoootttt.





Kumpulan Puisi Seru : Pengelana


Aku bagaikan musafir yang kasmaran dengan putri kerajaan.

Mungkin lebih tepat jika aku mengatakan, aku pengelana yang bodoh.
karena aku berharap lebih tanpa menyadari siapa diriku.
karena aku berharap bisa menjadi pendamping sang putri.
dan aku berharap bisa mencuri hati sang putri dengan nyanyian dibawah istananya.
bodoh, bodoh sekali...

Suaraku tak kan pernah sampai kehatinya.
tembok-tembok setinggi bukit menghalangi suaraku.
jikalau terdengar, suaraku tak seindah nyanyian malaikat.
suaraku parau karena terlalu lelah berkelana...

Aku bagaikan musafir yang kasmaran dengan putri kerajaan.

Aku duduk memandangi tembok yang memisahkan dunia kita.
begitu besar perbedaan ini, hingga rasa yang kumiliki hanya membuat dadaku sakit.
baju yang melekat, tas kosong, dan gitar tua adalah satu-satunya hal yang kumiliki di dunia ini.
apalagi yang bisa kutawarkan untukmu kecuali rasa hangat yang ada didadaku.

Aku bagaikan musafir yang kasmaran dengan seorang putri kerajaan.

Dan kini aku kehilangan akal sehatku.
aku memutuskan untuk mendaki tembok itu.
melewati beberapa penjaga, dan berlari menyusuri lorong-lorong ingin menemukan dimana ruanganmu berada.
aku harus menemukanmu secepatnya sebelum penjaga menangkap dan menghukumku.

Lalu....
aku menemukanmu...

Kau berada di dalam ruangan yang sangat terang.
mataku sempat sakit karena gemerlap kemewahan yang belum pernah aku lihat sebelumnya.
di sana kau duduk memandangi lukisan seorang pangeran dari kerajaan lain.
aku segera menyadari, bahwa dia adalah kekasihmu yang jauh.
seorang pangeran...bukan seorang pengelana miskin...

Dan belum sempat aku menyatakan "betapa aku mengagumimu".
para pengawal telah menyeret aku keluar dari istana...
membuang aku di pinggiran kota dan memukuli aku sejadi-jadinya.

Aku bagaikan musafir yang kasmaran dengan seorang putri kerajaan.
dan bukan hanya sekedar pengelana dalam sepi...
aku ternyata hanya pemuda yang tidak tahu diri...

sumber : https://www.facebook.com/notes/kumpulan-cerpen-dan-puisi/pengelana-sebuah-catatan/376408139042902


Artikel Menarik Lainnya

0 Responses to “Kumpulan Puisi Seru : Pengelana”

Poskan Komentar